Resonansi

Sekelumit Renungan Untuk Melangkah.

Wednesday, November 03, 2010

Dulu...
Aku pernah menantimu di penghujung senja,
Menikmati degup tanpa kepastian,
Hingga senyap malam berganti,
Namun masih saja tiada hadirmu ...

Dulu...
Aku menantimu di ujung rindu,
Dengan asa yang tak pasti,
Dengan air mata yang entah untuk apa,
Namun kutau kau tak pernah mengerti ...

Kini..
Tiada kata terlambat...
Untuk menjadikan rasa yang masih melekat,
Menjadi rasa yg lebih indah.
Sebagai seorang sahabat ...


(Yk,021110)

Saturday, February 10, 2007

Tuhan,
Kau biarkan airmataku mengalir
membasah perih luka ini

Aku kembali rapuh
Langkahku kembali terkoyak,

Asaku kian surut
Aku redup

( Feb'10'07)

Sunday, January 21, 2007

di tiap langkahku
aku masih teringat mu
di tiap sunyiku
selalu ada hadirmu

aku tak pernah meminta
ataupun berharap

ini juga bukan mauku
bila kau masih di ingatku

(210107 )

Sunday, December 10, 2006

Mengapa masih saja kau hadir
Meski hanya dalam lelapku,
Tak mudah kulampaui smua
Saat tiada lagi kata,
Kau bukan nyataku
Tapi bagian kenyataan tentangku.

# Doha,10/12/06 #

Tuesday, March 28, 2006

Masihkah ada guna
kuhampar rindu,
Sementara mimpi ini kian tak bertepi

Kelam rasa jauh di lubuk ini,
Menanti sepenggal temaram lentera

Aku merajuk merayu,
mendamba memuja
Tapi apalah daya
Sebongkah cadas berpongah didepanku


( Doha, 27 March' 06 )